Pulau Harapan

Pulau Harapan adalah salah satu pulau yang merupakan bagian dari kawasan Kepulauan Seribu. Pulau ini merupakan salah satu pulau yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi di wilayah Kepulauan Seribu. Pulau ini sendiri termasuk ke dalam wilayah administratif Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Pulau Harapan Di Kepulauan Seribu. Apabila kita mengunjungi pulau ini maka kita akan menemui jalan yang menghubungkan dengan pulau Kelapa yang berupa jalanan tambunan. Jalan yang memisahkan diantara pulau ini dan pulau Kelapa oleh warga sekitar disebut dengan “Empang”. Salah satu keunikan inilah yang kemudian mengundang banyak wisatawan untuk datang ke pulau yang indah ini.

Pulau Harapan

Pulau Harapan Dan Sejarahanya

Sebenarnya tidak ada kisah yang pasti yang dapat menjelaskan asal-ususl dari Pulau Harapan. Banyak versi dari cerita rakyat yang berkembang di penduduk penghuni pulau tersebut, namun sampai sekarang masih belum ada sumber yang dapat dijadikan sebagai patokan di dalam menjelaskan sejarah dari kemunculan pulau ini. Namun, pulau ini juga pernah menjadi saksi Perang Dunia II ketika pulai ini dijadikan oleh Jepang sebagai penjara bagi para pelaku criminal yang sadis ketika Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942. Akan tetapi, pasca Indonesia merdeka, pulau tersebut difungsikan sebagai Rumah Sakit Khusu Lepra yang di bawah pengawasan dari Departemen Kesehatan Indonesia, hingga tahun 1960 sebelum rumah sakit tersebut dipindahkan ke Tanjung Priok Pulau Harapan Dari Ancol.

Pulau Harapan

Pulau Harapan Dan Harapan Penduduknya

Pulau Harapan mempunyai jumlah penduduk 2.205 jiwa yang terbagi ke dalam 427 KK. Mayoritas dari penduduk di pulau tersebut merupakan pendatang yang berasal dari berbagai macam suku seperti Jawa, Bugis, dan Mandar yang banyak menghuni pulau-pulau di Kepulauan Seribu, tidak hanya di pulau ini saja.

Mayoritas mata pencaharian dari penduduk Pulau Harapan disana adalah sebagai nelayan, mereka adalah nelayan yang melakukan penangkapan ikan di laut maupun yang membudidayakan hasil laut untuk kemudian di jual kembali. Salah satu sumber daya hayati yang banyak ditemui disana adalah terumbu karang, Selain itu, di sana juga banyak tumbuh lamun dan mangrove.

Namun, sayang sekali karena pengelolaan yang kurang ramah lingkungan membuat potensi yang ada justru sia-sia. Maka dari itu pemerintah sekitar berusaha untuk menjadikan Pulau Harapan sebagai pusat pengelolaan perikanan tangkap, perikanan budidaya, konservasi terumbu karang, dan restorasi mangrove.

Dengan potensi yang dimiliki oleh pulau ini, tidak menutup kemungkinan bahwa pulau ini akan mendatangkan banyak manfaat bagi para penghuninya, selama ekosistem yang ada dijaga dan dilestarikan dengan baik dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengancam lingkungan. Apabila dijaga dengan baik maka akan memberikan hasil yang baik pula bagi penghuninya seperti yang mereka harapkan bagi Pulau Harapan selama ini

Bookmark the permalink.