Gunung Bromo Trip

Gunung Bromo Trip banyak dipilih. Karena pemandangannya  indah, akses  mudah dan fasilitas yang memadai, membuat kawasan ini  menjadi destinasi favorit. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru meliputi wilayah seluas 800 km yang terletak di  Jawa Timur. Kaldera  terluas di pulau Jawa ini, memiliki padang pasir tandus seluas 10 km. Di padang pasir ada tujuh buah pusat letusan dalam dua jalur  menyilang. Gunung ini  termasuk gunung api  aktif yang  bisa mengeluarkan asap letusan sewaktu-waktu. Suhu di puncak Gunung Bromo berkisar antara 5-18 C. Wilayah Gunung ini memiliki pasir laut di ketinggian  2000 m dpl. Beberapa gunung anakan terdapat di kaldera Bromo misalnya Gunung Watangan, Gunung Batok, Gunung Kursi, Watangan Gunung, dan Widadaren Gunung.

Gunung Bromo Trip

Perjalanan untuk Gunung Bromo Trip

 Gunung Bromo Trip  bisa dilakukan dengan   kendaraan pribadi maupun angkutan umum dari kota Surabaya, Malang, Pasuruan, Probolinggo. Pengunjung Gunung Bromo Trip  yang lewat Probolinggo bisa melalui desa Ngadisari. Bila lewat timur dari arah Pasuruan bisa lewat desa Tosari atau Ngadas. Rute melewati  Probolinggo ini paling mudah dan  populer, terutama jika menggunakan angkutan umum. Perjalanan lewat Wonokitri jaraknya paling dekat dan  lebih mudah di akses apabila memakai kendaraan pribadi dari arah Surabaya. Untuk berkelana di lautan pasir Gunung Bromo  memakai kendaraan khas 4×4 yang disewakan.

Mempersiapkan dan Melakukan Gunung Bromo Trip

Sebagian besar pelaku Gunung Bromo Trip dari arah kota Surabaya bisa menginap di daerah Tretes yang terletak di kota Malang, dimana terdapat sejumlah hotel dan memiliki bandara. Bila melakukan Gunung Bromo Trip bisa memilih menggunakan Gunung Bromo Tripadvisor atau  dapat menggunakan agen perjalanan wisata.  Banyak pilihan juga untuk Gunung Bromo Package. Ketika sedang berada di Gunung ini, jika anda ingin membeli atau menyewa sesuatu lebih baik menawar terlebih dahulu untuk meminimalisir pengeluaran. Matahari terbit biasanya terbit antara pukul 05.00 sampai 06.00 apabila cuaca cerah. Jadi sebaiknya beranjak  dari  penginapan sejak pukul 03.00.

gunung bromo trip

Waktu terbaik  Gunung Bromo Trip  untuk menyaksikan matahari terbit pada  musim kemarau yang biasanya jatuh di bulan April sampai Oktober. Sebelum melakukan  pendakian, sebaiknya  makan terlebih dahulu. Sebaiknya juga  menyiapkan  makanan kecil dan minuman  dalam tas. Sebagian besar pengunjung memilih  berjalan saat mereka berada di area padang pasir agar jelas jalan di lautan pasirnya. Bisa juga  menyewa jip atau kuda dari Cemoro Lawang untuk berkeliling.

Beberapa pilihan penginapan termasuk hotel ada di sekitar Gunung Bromo terletak di Ngadisari yang berjarak 3 KM dari kawah. Bisa juga menginap di Cemoro Lawang dimana  penginapan terletak di dekat kawah. Penginapan juga ada di Tretes dan Prigen, Pasuruan.  Sebelum mendaki  Gunung ini andabisa menginap dahulu.  Sebagian besar tempat makan  tutup setelah pukul 19:30. Di daerah Wonokitri, ada beberapa warung di pasar Tosari, yang  buka sekitar pukul 19.00-21.00.  Jangan ragu untuk melakukan Gunung Bromo Trip.

LIHAT JADWAL TRIP KE PULAU PAHAWANG => KLIK DISINI

Gunung Bromo Tour

Gunung Bromo Tour merupakan salah satu pilihan tour yang perlu dicoba. Gunung Bromo merupakan objek wisata berupa  gunung api  aktif yang terletak Provinsi Jawa Timur.  Gunung ini tidak sebesar gunung api lainnya tapi memiliki kekhasan dan pemandangan indah.  Kata Bromo berasal dari kata Brahma, salah satu dewa dalam agama Hindu.  Gunung  ini termasuk dalam pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mempunyai pasir laut dengan luas 5.250 hektare pada ketinggian 2392 m dpl. Melihat matahari terbit dan terbenam di Gunung Bromo  merupakan pengalaman seru yang sukar terulang. Penduduk asli Gunung Bromo adalah  suku Tengger. Bagi wisatawan dapat memilih Gunung Bromo Tour Travel atau melakukan tour mandiri.

Melihat Festival Kasodo pada Gunung Bromo Tour

Di Gunung Bromo rutin setahun sekali diadakan festival Yadnya Kasada atau Kasodo  dengan mempersembahkan sayuran, ayam, dan uang yang dibuang ke kawah gunung dengan maksud persembahan pada dewa. Festival Kasodo diselenggarakan pada bulan Kasada/ke-sepuluh yang biasanya bertepatan dengan bulan September-November dalam kalender masehi. Pada upacara  Kasada, wisatawan yang sedang melakukan Gunung Bromo Tour dapat menyaksikan orang Tengger  melemparkan sesajen seperti sayur, ayam, uang dan sebagainya ke dalam kawah gunung berapi.

Gunung Bromo tour

 

Kekhasan Gunung Bromo Tour yang Tidak Ada di Tempat Lain

Di puncak Penanjakan pada ketinggian 2.770 m dpl, wisatawan bisa melihat sunrise. Panorama eksotis itu sayang  dilewatkan sehingga kita akan mendengar sahut-menyahut suara kamera wisatawan saling mengabadikan momen tersebut. Pengalaman saat Gunung Bromo Tour pada momen ini tidak bisa didapatkan di tempat yang lain. Pada saat sunrise, di kejauhan terlihat  Gunung Semeru dari  yang mengeluarkan asap  pada saat  matahari mulai terbit yang bersinar terang.   Dari penanjakan ke lautan pasir, rute jalan curam, maka tidak memungkinkan  menggunakan kendaraan roda empat biasa. Menunggang kuda jalan kaki, atau menyewa kendaraan  4X4  bisa menjadi pilihan model transportasi.

Suhu udara di Gunung Bromo berkisar antara 3°-20°C, dan  mencapai beberapa derajat di bawah nol jika musim kemarau. Sebaiknya saat melakukan Gunung Bromo Tour menggunakan pakaian tebal untuk menghadapi kedinginan dengan mempersiapkan jaket, sarung tangan, dan  penutup kepala. Setelah matahari terbit cuacanya biasanya cukup panas. Oleh karena itu jika melakukan trip dengan Gunung Bromo Tour perlu persiapan fisik.

gunung bromo tour

Melihat matahari terbit yang spektakuler dari Gunung Bromo merupakan momen yang dinantikan oleh para wisatawan. Bila akan melakukan Gunung Bromo Tour Dari Jakarta mudah dilakukan. Berkuda di atas lautan pasir di Bromo sayang untuk dilewatkan karena tidak bisa ditemui di tempat lain. Lautan pasir itu cukup luas  dengan ketinggian 2.392 meter, keunikan alam ini hanya ada di Indonesia yaitu di Gunung Bromo. Lautan pasir yang mempesona ini terlihat terutama saat matahari terbit pada pagi hari, yang terlihat jelas dari Cemorolawang, yang menjadi salah satu pintu masuk kawasan  ini.  Jangan lupa  membawa kamera  untuk mengabadikan momen indah  yang menakjubkan bila anda sedang melakukan perjalanan Gunung Bromo Tour.

LIHAT JADWAL TRIP KE GUNUNG BROMO => KLIK DISINI